Tuesday, January 3, 2017

Sejarah perjalanan karir Lionel Messi di tahun 2016.

Perjalanan Lionel Messi terbilang sangat bagus kala ia bermain untuk Barcelona maupun bersama timnas Argentina dan hasil pada tahun ini terbilang diluar dari penampilannya di musim lalau.

Sejatinya Messi banyak menyimpan kenangan yang tak terbayangkan oleh nya dan salah satunya adalah ia berhasil memenangkan trofi Ballon d’Or untuk kelima kalinya sepanjang karirnya dan sekaligus membuat dirinya sangat bangga dan menjadi salah satu pemain terbaik di Dunia.

Namun, dibalik keberhasilan yang dilakukan oleh Messi ada juga hal yang membuat dirinya harus terpuruk, salah satu kegagalannya adalah ia tidak berhasil membawa Argentina menjuarai Copa America.

Berikut adalah beberapa kisah perjalanan Si Kutu di tahun 2016.
Pada bulan Januari hingga Maret, Messi berhasil mengawali perjalanan karirnya dengan sangat mulus dimana ia berhasil menunjukkan performa terbaiknya di tahun sebelumnya 2015 dan berhasil meraih gelar Ballon d’Or sekaligus mengalahkan rival abadinya yang bermain di Real Madrid Cristiano Ronaldo.

Sebelum ia meraih gelar Ballon d’Or, Messi juga berhasil menembus sebagai pemain FIFA/FIFPro World XL. Dimana rival nya Ronaldo juga masuk dalam formasi tersebut dan juga beberapa rekannya di Barcelona.

Bulan April menjalani bulan tersebut dengan sangat terpuruk, ia dikabarkan telah mendapatkan kasus dalam pengelapan pajak yang mencangkut namanya.

La Sexta dan El Confidencial mengabarkan bahwa messi tidak membayar pajak sebesar 4,1 juta euro. Namun, hal tersebut sontak membuat Presiden dari Klub asal Catalunya tersebut langsung mengeluarkan suara sekaligus membantah hal tersebut.
Setelah tak berhasil membawa timnas Argentina meraih trofi Copa America, Messi kembali mendapatkan cobaan yang besar dikarenakan ia harus mendapatkan vonis dari penjara selama 21 bulan yang dirundingkan oleh Otoritas pajak di Spanyol.
Selain hukuman penjara, Messi juga mendapatkan ganti rugi yang sangat besar dimana nominal ganti rugi yang ia terima mencapat 2 juta euro, hampir separuh dari pengelapan pajak yang ia lakukan.

Sebulan setelah kasus tersebut fans dari Argentina berhasil bergembira kembali setelah Messi memutuskan untuk kembali memperkuat timnas Argentina.

Pada bulan Oktober 2016, Messi tidak berhasil mendapatkan gelar trofi individual setelah ia harus kalah voting dari kiper legenda Italia dan Juventus Gianluigi Buffon.

Messi kembali mencatatkan rekor yang bagus pada bulan November ia berhasil mencetak hattrick ke gawang Manchester City sekaligus membuat dirinya makin bagus di tahun 2016.
Tambahan satu hattrick tersebut membuat Messi untuk sementara berhasil mengumpulkan total 7 hattrick.
Messi berhasil mengumpulkan 172 poin, unggul jauh dari tempat kedua yang juga ditempati oleh pemain Barcelona yaitu Iniesta dengan hanya mengumpulkan 66 poin.

Messi juga berhasil menutup perjalanannya di 2016 dengan sangat bagus. Dan ia juga masih mendapatkan prestasi sebagai salah satu pemain terbaik di Dunia.



Agen Bola Terpercaya

No comments:

Post a Comment