Bernabeu Stadium – Belum genap satu tahun memimpin di Santiago Bernabeu Stadium Zinedine Zidane sudah memperlihatkan prestasi tak meragukan, 3 trophy bergengsi sudah berhasil dia persembahkan kepada Los Blancos yakni Piala Liga Champions – Piala Super Eropa – Piala Dunia Antarklub, dipercaya untuk mengisi posisi kosong pelatih yang ditinggalkan Rafael Benitez 4 januari 2016 silam Zizou sempat tak dianggap pada awalnya.
Namun apa yang ditunjukkannya selama memimpin Los Galacticos plus prestasi yang didapat Zidane berhasil mematahkan keraguan yang dialamatkan kepadanya, minim pengalaman didunia kepelatihan tak membuat pria asal Francis ini kesulitan antarkan sukses untuk klub yang diasuhnya, bahkan tercatat selama memimpin pasukan putih Zidane hanya kalah untuk 2 kali saja selama periode tahun 2016.
Kekalahan yang lebih sedikit dibanding trophy yang diraihnya sebagai pembuktian kemampuannya menata klub asal kota Madrid ini, adapun kedua kekalahan yang didapat adalah ketika mereka kalah dari Atletico Madrid diajang La Liga dibulan Februari lalu, lantas kekalahan diajang Liga Champions dari Wolfburg dua bulan kemudian adalah kekalahan berikutnya.
Sebuah prestasi apik luarbiasa yang pantas mendapatkan apresiasi ketika membongkar perjalanan Los Blancos dalam 114 musim kompetisi terakhir, tercatat dalam sejarah klub kekalahan terbanyak 3 kali dalam moment perjalanan 1 tahun pernah didapat ketika ditahun 1932 dimana ketika itu Real Madrid kalah dari Espanyol, La Coruna kemudian Sevilla.
Sebagai salah satu mantan gelandang serang ketika berprofessi sebagai pemain dahulu Real Madrid adalah klub terakhir bagi Zidane sebelum dirinya memutuskan untuk gantung sepatu ditahun 2006, usai pensiun dirinya kemudian menemani Carlo Ancelotti sebagai assisten pelatih dimusim 2013-14 sebelum kemudian dirinya ditunjuk untuk melatih klub junior Real Madrid Castilla.
Tidak ada rekam jejak apik tak lantas membuat dirinya tak berprestasi saat mendapat kesempatan untuk mengawal Cristian Ronaldo dkk, selama masa hampir setahun 2016 sebanyak 54 laga pertandingan mencakup segala ajang pertandingan dilakoninya, catatan 40 hasil kemenangan dengan 12 hasil pertandingan imbang dan 2 kali kekalahan dengan koleksi 152 goal memasukkan dan 51 goal kemasukkan membuat posisinya dikursi panas pelatih dipertahankan.
Saat ini La Liga sedang dalam masa jeda istirahat liburan musim dingin Natal dan pergantian tahun, terakhir sekali kekalahan atas Wolfburg bulan April lalu hingga kini sudah 37 pertandingan tak terkalahkan disegala ajang kompetisi dipersembahkan Zizou sebagai prestasi terbarunya, jika pelatih berkepala plontos ini mampu pertahankan record tak terkalahkan 2 kali lagi dia sudah menyamai prestasi Luis Enrique dengan Barcelona dimana mereka mencatat 39 kali pertandingan tak terkalahkan dimusim lalu.
Semarak gegap gempita persaingan di La Liga baru akan kembali digelar pada tanggal 7 january mendatang, masuki pekan ke 17 Real Madrid sedang memimpin klasemen sementara dengan total perolehan 37 point dan tabungan 1 laga pertandingan berselisih 3 point dengan Barcelona yang sementara berada diposisi runner-up, menjamu Granada FC (posisi 19) dilaga pembuka tahun 2017 tidak ada alasan bagi Zidane untuk tak memenangkan laga mudah tersebut.
No comments:
Post a Comment