Wednesday, January 18, 2017

Claudio Ranieri mengenang sukses ‘1001’ malam The Foxes

Leicester – “Musim lalu adalah musim impian bagi kami ketika kami yang tidak diperhitungkan dapat keluar sebagai juara Premier League”, ini ungkapan Claudio Ranieri ketika dalam sebuah kesempatan wawancara dengan awak media, “Pada awalnya kami hanya ingin mencapai hasil terbaik  dan ketika kami sudah raih 40 point ada sebuah tantangan baru muncul dibenak, kenapa tidak kami mencoba untuk buat kejutan?”

Sebagai seorang pelatih kawakan yang sudah memulai karier semenjak tahun 1986 The Foxes adalah klub ke 15 yang dilatihnya sepanjang perjalanan, banyak sudah dirinya memenangkan penghargaan ketika menjalankan tugasnya, namun pencapaian dimusim 2015-16 bersama Leicester City adalah yang paling berkesan baginya.

Bukan saja karena mampu menjuarai sebuah liga besar yang paling digandrungi tapi mampu mengalahkan pamor duo Manchester, Arsenal, Liverpool, Spurs adalah sebuah kebanggaan lainnya yang dirasakan, dan yang paling membumbung adalah berhasilnya dia mengukir sejarah dalam perjalanan klub Leicester City sebagai pelatih yang berhasil mempersembahkan piala Premier League untuk pertama kalinya.

“Saya rasa adanya faktor keberuntungan juga yang membawa kami menjuarai kompetisi tahun lalu, ketika kami mencoba untuk terus meraih hasil positive disaat yang sama klub-klub papan atas sedang berada dalam kondisi labil dengan hasil tak tentu, semua mata tak memandang ke kami selain klub-klub besar, kami seperti berada dalam dongeng 1001 malam ketika kami berhasil menggondol piala” lanjut Ranieri.

Berada dalam kondisi sulit dimusim ini dimana Si Rubah masih harus berjuang keras melepaskan diri dari jeratan zona degrarasi, pria berusia 65 tahun ini mengakui kalau dirinya tak terpengaruh dengan sukses dimusim lalu, bagi dia itu sudah menjadi bagian dari perjalanan sejarah dirinya dan dia akan terus menatap kedepan karena ini adalah bagian dari perjalanan kariernya saat ini.

“Sepakbola memang tidak pernah statis, ini adalah olahraga dinamis dan selalu saja dapat berubah setiap saat, apapun yang saya hadapi itu adalah kenyataan dan tidak perlu terlalu dijadikan beban, walau dalam kondisi pelik kami tidak akan pernah menyerah, masih panjang perjalanan menuju ke garis finish” imbuh pria Italia ini.

21 pekan pertandingan Premiership sudah berlalu The Foxes baru mampu gapi 5 kemenangan dengan 10 kekalahan dan 6 hasil laga sama kuat, berada diposisi ke 15 sekarang Leicester City baru memyimpan nilai 21 point, tertinggal jauh dari Chelsea yang memimpin klasemen sementara dengan raihan nilai 52 point saat ini.



Agen Bola Terpercaya

No comments:

Post a Comment