Barclay’s – Padatnya jadwal pertandingan di liga utama Inggris musim ini dirasakan tidak nyaman oleh Arsene Wenger, hal yang dipermasalahkan adalah pembagian waktu yang tidak adil untuk istirahat bagi setiap klub dimana ada klub yang sudah harus bertanding kembali dengan jeda waktu istirahat 2 hari saja kemudian ada klub yang mendapatkan istirahat panjang.
Tentu saja hal ini bersangkutan dengan apa yang dialami Arsenal dimusim pergantian tahun kali ini, baru berhadapan dengan Crystal Palace dua hari lalu (1 january 2017) mereka kembali harus mengisi jadwal pertandingan malam hari ini 3 january dalam jadwal lawatan kekandang Bournemouth, sedang The Blues lebih bernasib baik mendapat masa rehat lebih panjang, terakhir pasukan Conte bertanding pada tanggal 31 december jelang pergantian tahun dan mereka baru kembali menjalankan laga selanjutnya dini hari nanti 4 january.
‘Musim ini adalah musim paling kacau dalam susunan jadwal pertandingan selama 20 tahun saya berada disini, ada klub yang diuntungkan mendapatkan waktu istirahat cukup untuk kemudian bersiap menyambut pertandingan berikut, tapi ada yang hanya kebagian masa rehat Cuma 2 hari saja seperti apa yang harus kami jalankan, inilah musim yang paling buruk selama saya terlibat di Premiership” ucap Wenger.
Harus mempersiapkan squadnya dalam jangka 48jam adalah sebuah keadaan yang sangat merugikan The Gunners, disatu sisi dia harus pintar-pintar mengatur dalam hal merotasi pemain yang dimilikinya satu sisi lain dirinya harus berhadapan dengan kondisi beberapa armada andalannya yang sedang sakit dan cedera, saat ini Mesut Oezil sedang tidak dalam kondisi sehat untuk jalankan pertandingan Theo Walcott dan Kieran Gibbs sedang dibalut cedera.
“Banyak pertandingan sulit untuk kami terutama ditambah padatnya jadwal, saya harus dapat mempertahankan ritme kemenangan dari setiap pertandingan ini adalah tantangan paling berat, tidak ada pilihan lain selain menjalankan ini semua” tambah The Professor.
Masuk masa paru babak musim dipekan ke 20 ini Arsenal akan menyeberang kemarkas Bournemouth di Dean Court Stadium, berada diposisi keempat dengan perolehan 40 point ‘Meriam London’ rentan dari kejaran Tottenham Hotspur dan Manchester United yang berada tepat dibawah level mereka dengan hanya berselisih 1 point saja.
Melihat record pertemuan kedua tim antara Bournemouth dengan Arsenal yang baru pernah terjadi 3 kali tampaknya Arsenal lebih diunggulkan untuk kembali menang, dari 3 pertandingan lalu tak pernah sekalipun Bournemouth menang atas Arsenal, dari 6 laga terakhir masing-masing tim pasukan Arsene Wenger mencatat 4 kemenangan dengan 2 kekalahan sedang Bournemouth tercatat dengan 3 kali menang dan 3 kali kalah.
No comments:
Post a Comment