Kehadiran Mauricio Pochettino di akhir musim lalu sudah membawa Tottenham Hotspur tampil impresif di setiap ajang manapun. Berawal di tahun 2014 silam, dimana Pochettino sangat dihormati oleh para pemain Spurs lantaran kepelatihannya yang begitu oke dan fantastis. Dengan memberikan pelatihan yang ada, Spurs pun percaya bahwa Pochettino dapat menciptakan perbedaan yang berbeda seperti di tahun sebelumnya. Mengingat musim lalu, Spurs pernah dibawa Pochettino ke peringkat papan atas sekaligus torehan point yang banyak. Namun kesempatan itu kini menjadi keinginan terbesar Mauricio untuk kembali membuktikan ketajaman diri di lapangan garis hijau demi mengusai posisi teratas pada tahun 2016-2017 nanti.
Di kubu Spurs, Pochettino mendapatkan kontrak panjang selama lima musim sejak memasuki musim 2014 silam. Dia juga melakukan perubahan besar-besaran terhadap para skuad Spurs dalam melakoni derby sengit di kompetisi Premier Inggris. Di tahun perdanannya itu, dia terlihat sangat profesional dan berhasil mengantar Tottenham Hotspur meloloskan diri ke babak final Piala Liga Inggris dengan hasil kekalahan saat menghadapi klub Chelsea FC. Setelah itu, Pochettino mampu membawa Tim asuhannya itu menetap diposisi kelima pada klasemen sementara Premier Inggris.
Namun disaat situasi buruk ini, dimana Spurs berusaha keras untuk menggeser kedudukan Leicester City yang kala itu mampu menempatkan diri di posisi teratas klasemen. Persaingan ketat itu justru menjadi peluang emas bagi Mauricio selama menjabat kursi kepalatihan Spurs di akhir musim ini. Hingga pada waktunya, mereka mau tak mau harus kalah dalam merebut titel juara Premier Inggris. Alhasil, The Foxes lah yang dikabarkan mampu menghasilkan piagam tersebut. ” Kami sangat berharap walau kami bisa bermain lebih bagus lagi. Hal terpenting dari semua ini adalah mempunyai pemain-pemain yang solid “, Tegasnya kembali di media Soccernet.
Meskipun dijagokan Pochettino dapat dipercaya dalam membawa Tottenham mengakhiri finis diperingkat teratas, namun ada satu rasa kecewa yang timbul dari perkataan Sir Alex Ferguson atau lainnya disebut sebagai mantan pelatih Manchester United di musim lalu. Dia memberikan penilaian walau di tahun ini sudah tidak ada Manager maupun pelatih Skotlandia ataupun Inggris yang sanggup mengantar timnya sendiri ke posisi pertama dalam liga domestik. ” Banyak suporter menyakinkan bahwa Pochettino dapat mengubah segalanya “, Tutur Ryan Mason, Erik Lamela dan Kieran Trippier.(al)
No comments:
Post a Comment