AGEN BOLA – Juventus di ambang gelar juara Serie A keempat secara beruntun, I Bianconeri (Putih-Hitam) punya skenario awal mengamankan scudetto lebih dini di pekan ke-32 disertai tiga kondisi.
Titel kampiun bisa diraih asalkan dua pesaing terdekat Juve, Lazio dan Roma, kalah pekan ini dan Bianconeri menang dalam derbi sekota melawan Torino, Minggu (26/4).
Syarat pertama sudah terpenuhi dengan tumbangnya Roma di markas Inter pada Sabtu (25/4). Namun, dua syarat terakhir gagal tercapai. Sehari setelah kekalahan Roma di Giuseppe Meazza, Juventus malah takluk di kandang Torino 1-2.
Kondisi lain juga tidak memihak Juve karena Lazio ditahan Chievo di Olimpico dengan skor 1-1.
Aura scudetto di kubu Juventus sebenarnya sudah tercium pekat ketika Andrea Pirlo menjebol gawang Torino lewat eksekusi tendangan bebas khasnya di menit ke-35.
Namun, Torino memanfaatkan celah di lini belakang sang rival bebuyutan hingga menyamakan skor sesaat sebelum istirahat via sepakan voli Matteo Darmian.
Klub berjulukan Sang Banteng itu akhirnya membuat kejutan usai jeda. Giliran Darmian menyediakan umpan terukur untuk dieksekusi Fabio Quagliarella menjadi gol.
Torino pun unggul 2 – 1. Momen ini emosional buat Quagliarella lantaran dia sukses menjebol gawang timyang ia bela pada 2013-2014.
Kini, Quagliarella menorehkan rekor pdibadi spesial. Penyerang berusia 32 tahun itu sukses menjebol gawang seluruh bekas klubnya di Serie A, yakni Juve, Napoli (2009-10), Sampdoria (2006-07), Fiorentina (2002-03), danUdinese (2007-09).
Selain menunda pesta juara Juventus, kemenangan ini dirayakan secara sangat antusias oleh publik Olimpico di Torino karena punya nilai sejarah tinggi.
Torino untuk pertama kalinya memenangi derbi sekota lawan Juve dalam 20 tahun. Sebelum pekan ini, kemenangan terakhir Sang Banteng atas Juve muncul pada laga Serie A, 25 Januari1995.
“Pendukung pantas berbahagia dan merayakan kemenangan dengan sukacita. Sangat normal mereka melakukannya setelah 20 tahun tak pernah menang. Saya mendedikasikan gol untuk keluarga dan fan,” ujar Quagliarella.
Juventus boleh saja menyoroti faktor ketidakberuntungan sebagai penyebab penunda pesta. Ada tiga peluang mereka yang gagal menemui hasil karena membenrur tiang gawang musuh. Salah satunya eksekusi tendangan bebas kedua Pirlo pada menit ke-52.
Upaya Juve mengamankan titel pekan ini toh terganggu pula oleh hasil imbang Lazio 1-1 kontra Chievo.
Lazio sukseS mencegah sang rival berpesta lebih dini,tapi membuang kesempatan merapatkan jarak. Gol Miroslav Klose sempat membawa Lazio unggul, tapi dibalas aksi Alberto Paloschi di babak II.
No comments:
Post a Comment