St James Park - Newcastle United pada musim kompetisi lalu harus mengalami nasib terpontang panting dan hampir saja derajat klub tercela, kala mereka hampir menjadi salah satu tim yang terdegrarasi, Alan Pardew menyelamatkan klub diakhir pertandingan dengan kemenangan atas West Ham United dengan score 2-0, hasil yang membuat Newcastle United kembali kepersaingan Liga Utama Inggris musim depan.
Setelah musim yang buruk Alan Pardew yang memang sudah siap untuk melatih di Crystal Palace musim depan pun meninggalkan kursi kepelatihannya, sebagai gantinya pihak managemen dibelakang meja menunjuk nama Steve Mc Claren sebagai penanggung jawab squad berjersey Zebra ini, Steve Mc Claren pernah menjadi asisten pelatih di Old Trafford ketika ditahun kompetisi 1999-01, Middlesbrough adalah tim pertama yang dilatihnya semenjak lepas menjadi asisten Setan Merah dimusim 2001-06.
Mc Claren pernah juga merantau ke Liga Belanda dengan melatih FC Twente kemudian Bundesliga bersama VfL Wolfburg dan tim terakhir yang dilatihnya sebelum dia menerima tantangan memimpin di St James Park adalah Derby County didivisi liga Inggris Championship kasta kedua setelah Premier League, bahkan dirinya pernah menerima tantangan untuk melatih timnas Inggris untuk satu musim kompetisi 2006-07 setelah dua musim sebelumnya dia menjabat sebagai asisten pelatih ditimnas Inggris.
Sekelumit perjalanan Steve Mc Claren menjadi pertimbangan pihak St James Park untuk merekrutnya dan mempercayakan perkembangan tim diatas tangannya, seperti kata pepatah lain lubuk lain pula ikannya hal ini pun berlaku dalam pergantian peracik strategi tim utama Newcastle, beberapa kebijakan baru terkait kedisiplinan dan tata tertib menjadi pembuka masa perkenalannya dengan para pemain di St James Park.
Ketegasan Steve Mc Claren memang patut diacungkan jempol dimana dia tidak memilih-milih dalam penerapan peraturan tidak juga disaat latihan, sudah ada korban dua pemain yang tak diizinkan mengikuti sessi latihan karena ketelatan waktu tiba distadium pusat latihan dimasa pra musim ini, bukan hanya disiplin waktu bahkan disiplin dalam tutur kata dan menjaga emosi pemain juga turut mendapat perhatian khusus untuk dilatih Mc Claren.
“Emosi adalah salah satu faktor yang bisa menimbulkan kegagalan, saya menerapkan kepada semua crue bukan saja pemain yang terlibat langsung dalam pertandingan untuk meniadakan kata-kata tak pantas, saya tidak suka dan itu bisa menjadi kata provokasi yang fatal dan membuat suasana tak nyaman, akhirnya memicu keributan dan mempengaruhi permainan dimana bukan lagi taktik permainan yang bicara tapi emosi yang bicara dan merusak segalanya” inilah teori yang ingin diterapkan MC Claren.
Mengawali langkahnya di St James Park Steve Mc Claren langsung memperlihatkan pergerakan dipasar transfer dengan membidik gelandang sekaligus striker milih PSV Eindhoven yakni Georgino Wijnaldum, pemain buruan pertama ini kabarnya akan menguras uang kas The Mapies sebesar £ 14,5 juta, diusia 24 tahun kapten PSV ini sudah menjalankan 154 laga bersama timnya dan menghasilkan 56 goal bonus 24 assist sebagai prestasinya disana.
Wijnaldum pun sudah dipanggil untuk memperkuat timnas semenjak tahun 2011 dan mengisi squad timnas Orange pada Piala Dunia 2014 lalu, dikancah Internasional dia telah merenggut 3 goal dalam 19 penampilan untuk Belanda, Mc Claren tak salah memilih sosok Wijnaldum untuk diandalkannya sebagai tombak barisan, Mc Claren sudah bertolak menuju ke St James Park guna menyelesaikan proses uji medis dan siap mengarungi samudera persaingan Liga Utama Inggris.
No comments:
Post a Comment