Tuesday, February 2, 2016

Jordan impresif, Clippers menang lagi

Empat kemenangan beruntun semakin mengkukuhkan bahwa LA Clippers bukanlah tim kacangan yang selama ini dianggap oleh kebanyakan orang. Terlalu bergantung pada performa Blake Griffin selama ini, absen panjang yang didapatkan bintang mereka ini ternyata cukup ampuh untuk meningkatkan semangat para pemain Clippers terutama para pemain cadangan yang semakin aktif membuat angka dan menjadikan pertandingan makin hidup.

Hal ini terbukti saat menjamu Chicago Bull di Staples Center. Bulls yang biasanya selalu memberi kesulitan bagi tiap lawannya dengan kombinasi trio Jimmy Butler, Pau Gasol dan Derrick Rose nyatanya tidak mampu berbuat banyak. Clippers dengan nyaman memimpin raihan angka dari kuarter awal hingga kuarter terakhir dan mematikan kemenangan dengan skor, 93 – 120.

Seusai mendapatkan kekalahan, Butler mengatakan timnya hanya focus pada penyerangan saja dan seakan melupakan pertahanan. Ini yang mampu dimanfaatkan oleh Chris Paul dkk apalagi strategi untuk melakukan foul pada DeAndre Jordan yang dikenal kurang bagus saat mengambil tembakan bebas tampak sudah tidak berarti lagi karena pemain yang berposisi center ini sudah semakin baik dalam melakukan tembakan bebas.

Dari Bulls, Pau Gasol menghasilkan 15 poin, 14 rebound dan 5 assist. Jimmy Butler membuat 23 poin, 1 rebound dan 1 steal. Derrick Rose mencetak 20 poin, 5 rebound dan 4 assist. E’Twaun Moore menambahkan 10 poin, 1 rebound, 5 assist dan 1 block.

DeAndre Jordan jadi penampil terbaik Clippers dengan raihan 17 poin, 20 rebound, 4 assist, 1 steal dan 4 block. Chris Paul menghasilkan 19 poin, 1 rebound, 7 assist dan 2 steal. J.J. Redick mencetak 21 poin, 4 rebound, 1 assist dan 1 steal. Jamal Crawford membuat 26 poin, 1 rebound, 3 assist, 1 steal dan 1 block. Austin Rivers menyumbangkan 16 poin, 1 rebound dan 1 assist. Wesley Johnson menambahkan 11 poin, 2 rebound dan 1 assist.

Delapan kekalahan beruntun Magic akhirnya usai

Orlando Magic sedang frustasi untuk mengincar kemenangan karena dari 9 laga yang dilangsungkan di bulan Januari ini, mereka hanya mampu menang sekali. Pertandingan terakhir dibulan ini sebelum menuju bulan baru menghadapi Boston Celtics dikandangnya membuat motivasi untuk meraih kemenangan makin tinggi.

Namun malah Celtics yang berhasil menunjukkan dominasinya dikuarter pertama, tapi ini tidak membuat para pemain Magic patah semangat malah sebaliknya yang terlihat dari keunggulan yang mereka dapatkan ditiga kuarter berikutnya hingga akhirnya mampu memberikan mereka kemenangan dengan skor akhir, 114 – 119.

Dari Celtics, Marcus Smart menghasilkan 26 poin, 5 rebound dan 2 steal. Isaiah Thomas mengumpulkan 23 poin, 4 rebound, 4 assist dan 2 steal. Avery Bradley mencetak 22 poin, 4 rebound, 2 assist dan 3 steal.

Aaron Gordon jadi penampil terbaik untuk Magic dengan raihan 19 poin, 14 rebound, 5 assist dan 2 block. Nicola Vucecic menghasilkan 16 poin, 13 rebound, 7 assist dan 3 block. Tobias Harris membuat 16 poin, 6 rebound dan 3 steal. Evan Furnier mencetak 24 poin, 3 rebound, 2 assist dan 2 steal. Mario Hezonja mengumpulkan 17 poin, 3 rebound dan 3 assist. Victor Oladipo menambahkan 11 poin, 3 rebound, 4 assist dan 2 steal.



Agen Bola Terpercaya

No comments:

Post a Comment