Striker andalan dari FC Internazionale Milan, Mauro Icardi di ketahui bahwa ia pernah menjadi top skor pada musim lalu di kompetisi Serie A Italia, bersama dengan salah seorang penyerang veteran asal Italia, Luca Toni, dengan sama-sama meraih total gol sebanyak 22 buah gol.
Akan tetapi jumlah sumbangan gol dari seorang Icardi pada musim ini sangat berkurang sekali dan hal ini juga membuat posisi dari Inter Milan terus turun dari tangga klasemen sementara Serie A Italia.
Pada awal-awal musim, kubu I Nerazzurri sendiri sempat berhasil memuncaki klasemen Serie A Italia, namun hal tersebut tidak dapat di pertahankan oleh mereka, al hasil secara perlahan posisi mereka pun turun karena performa mereka tidak terlalu konsisten, dan penyerang andalan dan sekaligus kapten dari tim mereka Mauro Icardi di ketahui bahwa dirinya sudah tidak begitu tajam lagi.
Terdapat beberapa isu akan kepindahan dari striker berkebangsaan Argentina tersebut pada jendela bursa transfer musim dingin yang lalu, di mana terdapat klub-klub besar yang tetarik untuk dapat bisa mendapatkan servis dari dirinya, klub tersebut seperti Arsenal FC dan Manchester United.
Icardi sendiri mengakui bahwa dirinya sadar bahwa telah terdapat beberapa tim besar yang sangat menginginkan jasanya, akan tetapi striker berusia 23 tahun ini telah mengikrarkan janji setianya ke pada Inter ilan, dan ia juga bertekad untuk dapat bisa membantu Inter untuk bisa memenangkan gelar juara di markas kebanggaan mereka Giuseppe Meazza.
“Terdapat beberapa tawaran dari sejumlah tim besar Eropa yang ingin mendapatkan servis saja. akan tetapi saya ingi tetap tinggal di Milan dan teurs bermain dengan Inter. Suatu impian saya ialah untuk dapat bisa memenangkan gelar bersama tim ini. Saya merupakan seorang kapten di tim ini dan untuk itu saya harus dapat berjuang dengan tim ini.” Kata Icardi seperti yang di kabarkan oleh Inter Channel.
“Saya wajib untuk menanggung semua tanggung jawab, terhitung selama saya bergabung dengan mereka, dan saya rasa bahwa seluruh fans juga mengetahui akan hal tersebut. Saya ingin menjadi seorang legenda seperti yang pernah di lakukan oleh seorang Javier Zanetti, siapa pun pemain sepak bolanya maka mereka juga menginginkan hal yang sama dengan apa yang sudah di perbuat oleh seorang Zanetti.” Akhir Icardi. (FD)
No comments:
Post a Comment