Tuesday, October 24, 2017

Henderson Tidak Ingin Salahkan Satu Pemain

Laga ke-9 Premier League merupakan sebuah mimpi buruk bagi Liverpool di Stadion Wembley dimana mereka harus mengalami kekalahan telak dari tuan rumah Tottenham Hotspur 1-4. Pemain bertahan Dejan Lovren mendapat sorotan tajam karena dua kesalahan yang ia lakukan berbuah manis bagi kubu lawan, hasil ini tentunya membuat The Reds harus melupakan impian mereka untuk bersaing dalam memperebutkan gelar juara Liga Inggris meskipun kompetisi masih sangat panjang tapi beberapa pengamat menilai mereka tidak memiliki kesempatan sedikit pun alangkah lebih baik bagi Liverpool untuk fokus mendapatkan satu tiket ke Liga Champions.

Kapten tim Jordan Henderson jelas merasa sangat kecewa dengan kekalahan ini namun ia tidak memilih Lovren sebagai kambing hitam karena harus diakui jika semua pemain tampil dibawah performa terbaik, pertandingan di menit-menit awal meruapakan sebuah mimpi buruk dimana harus tertinggal dua gol. Hal tersebut tentunya sangat berimbas terhadap mental pemain, penampilan mengecewakan memang diperlihatkan oleh Levran dan ia langsung diganti oleh pelatih pada pertengahan babak pertama. Semua kesalahan jelas tidak boleh dilempar kepada satu pemain banyak lini yang harus kami perbaiki dan ini jelas butuh perubahan yang cepat jika tidak kami akan semakin tertinggal jauh dari persaingan di empat besasr.

Sejauh ini apa yang telah diperlihatkan oleh pasukan Jurgen Klopp dalam sembula laga awal jelas masih belum bisa dikatakan bagus, tim ini hanya mampu mengumpulkan 13 poin dan tertahan di papan tengah klasemen. Sang pelatih jelas sangat sadar jika upaya untuk menyamai prestasi musim lalu tidak mudah namun ia enggan menyerah begitu saja, secara kualitas Liverpool tidak kalah dari rival lainnya. Satu kelemahan terbesar yang dimiliki adalah lini pertahanan dimana sudah harus kebobolan 16 gol jika Klopp bisa mengatasi masalah tersebut dengan baik maka para pemain lini serang bakal lebih nyaman dalam menjalankan tugasnya.(al)



Agen Bola Terpercaya

No comments:

Post a Comment