Liverpool sukses mengalahkan AC Milan dengan mencetak dua gol tanpa balas di Amerika Serikat. Dalam laga turnamen pra musim bertajuk International Champion Cup tersebut, Liverpool nampak mendominasi jalannya pertandingan. Dalam pertandingan tersebut, Liverpool mencetak dua gol melalui tendangan Divock Origi dan Roberto Firminio.
Pada awal babak pertama, walaupun Liverpool terlihat mendominasi, namun mereka masih kelihatan kesusahan menjebol gawang milan. Jurgen Klopp yang menurunkan pemain berkelas seperti Milner, Adam Lallana, Coutinho dan Daniel Sturridge nampaknya belum bisa melewati kokohnya pertahanan dari Rossoneri. Setelah babak kedua baru berjalan 59 menit lah, akhirnya Liverpool berhasil memecah kebuntuan melalui Divock Origi yang menggantikan Daniel Sturridge pada awal babak kedua dimulai. Tak lama kemudian, pasukan Jurgen Klopp menambah keunggulan pada menit 73 lewat kaki Roberto Firminio yang dengan lihai melanjutkan tembakan dari Sheyi Ojo. Tendangan yang akurat tersebut tidak bisa dihalau oleh kiper pelapis AC Milan, Gabriel.
Sesudah usai laga, manajer The Reds, Jurgen Klopp memuji skuat Liverpool yang mampu tampil dominan dan menciptakan banyak peluang melawan AC Milan. Origi yang tampil apik pada laga tersebut menjadi pemain yang menjadi sorotan para media. Namun Jurgen Klopp tidak ingin membahas tentang penampilan pemain asal Belgia tersebut, dia lebih memilih membahas tim mereka yang dianggap tampil cukup baik pada laga ini.
“ Origi bermain sangat bagus, semua orang tahu itu, tapi pada laga ini kita tidak hanya membicarakan tentang satu pemain, tapi yang patut dibicarakan adalah tentang gaya permainan tim ini dan situasi mengumpan yang kami miliki,” ujar manajer asal Jerman tersebut.
Manajer Liverpool tersebut walaupun memuji permainan dari timnya akan tetapi dia juga sedikit mengkritik cara bermain punggawanya yang agak tidak sabaran dalam membangun serangan dan menciptakan peluang di area pertahanan lawan.
Dari pelatih Milan sendiri, Vincenzo Montella berkomentar bahwa dia sama sekali tidak kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Pelatih anyar Rossoneri itu percaya kalau ini adalah awal dari perjalanan panjang mereka. Dia menganggap wajar timnya masih belum terlalu beradaptasi dengan skema permainan yang diterapkannya dan menganggap para anak asuhnya sudah tampil dengan semaksimal mungkin.
“Kami tahu kalau kami harus bekerja keras. Saya lihat para pemain berusaha menerapkan ide-ide saya di pertandingan. Hanya dalam 15 hari, mustahil untuk mengatasi semua masalah dan langsung menjadi sebuah tim yang hebat. Kekalahan adalah hal yang wajar,” tegas Montella.
Montella sendiri tidak membawa Carlos Bacca pada laga ini karena sang pelatih ingin Bacca fokus pada kebugaranya saja.
Agen Bola Indonesia, Taruhan Bola Sbobet Ibcbet, Judi Casino Online, Agen Bola Tangkas, Bandar Togel Online
Tuesday, August 2, 2016
Liverpool Perkosa Ac Milan di laga persahabatan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment