Sunday, June 26, 2016

Final Copa America Centenario 2016 Argentina vs Chile

New Jersey – Kesempatan emas untuk Lionel Messi ujudkan impian yang belum tercapai sejauh perjalanan kariernya kini berada didepan mata, laga final dengan jersey kebanggaan timnas segera akan berlangsung esok pagi 27 juni 2016 waktu Indonesia, bertempat di Stadium MetLife East Rutherford New Jersey.

Mungkinkah ini adalah moment special untuk Argentina kembali angkat trophy kebanggaan setelah penantian 23 tahun, bertepatan dengan 100 tahun turnamen bergengsinya negara-negara persekutuan Amerika Selatan yang bertajuk Copa America berdiri Argentina dihadapkan kembali dengan Chile yang gagal mereka taklukkan ditahun silam.

Sebagai tuan rumah Chile diajang yang sama tahun silam berhasil mengalahkan Argentina walau harus melalui rally panjang 120 menit pertandingan yang kemudian diakhiri dengan adu kekuatan kiper untuk tentukan gelar juara.

Usai kegagalan dibabak final tahun silam kedua tim sudah dua kali kembali saling berhadapan dan adu kekuatan, ketika dilaga ujicoba dan ketika di kualifikasi group edisi 2016 yang baru tak lama berselang, dikedua pertandingan tersebut anak-anak asuh Martino Tata mampu taklukkan La Roja dengan score sama 2-1.

Sebagai juara bertahan Chile bermain semakin baik usai dikalahkan Argentina diawal-awal kompetisi, Juan Antonio Pizzi berhasil memberikan kemenangan besar kepada tim asuhannya kala menaklukkan Mexico dengan score sangat telak 7 goal tanpa balas, modal yang cukup untuk bangkitkan rasa percaya diri guna kembali menjajal kekuatan tim Tanggo.

Bicara persiapan kekuatan armada kedua tim jelang laga final ini Tata Martino masih belum bisa memainkan Angel Di Maria ketika tim medis tak mengizinkannya, begitupun Ezequiel Lavezzi yang alami cedera dipertandingan terakhir tak dapat dimainkan dalam laga final ini, dengan demikian formasi bayangan yang akan dimainkan oleh Tata adalah trio Gonzalo Higuain – Lionel Messi – Erik Lamela sebagai ujung tombak.

Formasi ideal 4-3-3 takkan ditinggalkan Tata Martino dengan menaruh Javier Mascherano – Ever Benega – Federico Fernandez dilapangan tengah guna melancarkan alur serangan yang akan dibangun dari bawah, dilini belakang Martino diprediksi akan tetap andalkan duet keras Ramiro Funes Mori dan Nicholas Otamendi yang selama ini berkerja dengan kompak dan apik membantu Sergio Romero.

Jika Martino harus memutar otak untuk mengatasi permasalahan cedera armadanya Juan Antonio Pizzi dari kubu Chile dapat memainkan keseluruhan tim terbaik yang dimilikinya, dipercaya akan mainkan formasi 4-3-3 yang sama trio Eduardo Vargas – Alexis Sanchz – Jose Fuenzalida, kemudian Arturo Vidal sudah dapat diaktifkan kembali ketika masa hukuman kartunya sudah selesai.

History 5 pertemuan terakhir keduanya tercatat kalau Argentina mendominasi dengan 4 kemenangan dan satu hasil pertandingan imbang (final Copa America 2015), lantas perform kedua tim di 5 pertandingan terakhir tercatat Argentina tak terkalahkan dengan 5 kemenangan penuh sedang Chile mencatat 4 kemenangan dengan satu kekalahan (atas Argentina).

Ada yang ibaratkan laga ini adalah laga balas dendam namun berita angin apapun yang dihembuskan takkan mempengaruhi tempo permainan yang diprediksi akan mewarnai laga final kali ini, kekalahan difinal tahun silam lalui adu penalty sudah dilupakan didepan mata kini yang ada hanya kesempatan untuk ukir prestasi bagi Lionel Messi dan Argentina.

Diprediksikan trophy Copa America Centenario 2016 kali ini akan menjadi milik Argentina, dua kemenangan terdahulu tentu akan menjadi modal mental terbaik bagi squad tim Tanggo untuk lanjutkan kemenangan dilaga final nanti, score 2-1 kemenangan untuk Argentina masih menjadi acuan prediksi untuk laga kali ini.

 

 



Agen Bola Terpercaya

No comments:

Post a Comment