Monday, June 1, 2015

Tim Transisi Bahas Bentuk PSSI Baru

Cheppy T WartonoAGEN BOLA – Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi beserta jajarannya kini menjadi sorotan tajam setelah FIFA menjatuhkan sanksi untuk Indonesia pada rapat Komite Eksekutif FIFA (30/5).

Oleh sebagian kalangan, Menpora dianggap sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas hal tersebut. Lewat aksi mengeluarkan SK pembekuan PSSI, federasi sepak bola dunia itu menilai pemerintah Indonesia, dalam hal ini Menpora, mengintervensi PSSI.

Maka, berdasarkan Statuta FIFA pasal 13 dan 17, Indonesia mendapatkan sanksi sehingga dikucilkan dari dunia internasional.

Keadaan ini menimbulkan gelombang kesedihan untuk klub, pemain, pelatih, wasit dan pihak-pihak terkait. “Lebih baik berputih rasa daripada hidup selalu dicerca, lebih baik kita disanksi FIFA daripada dibantai tiap tanding bola.”

Kini Tim Transisi bentukan Menpora sudah siap tancap gas dalam memuluskan programnya, mulai dari menggulirkan kompetisi hingga menggelar Kongres Luar Biasa PSSI untuk pemilihan pengurus baru.

“PSSI tidak diakui aktivitasnya oleh FIFA di dunia internasional, sedangkan di dalam negeri juga tidak diakui. Maka, mau tidak mau apa yang dipersyaratkan FIFA akan dijalankan tim transisi kemudian kami laporkan ke FIFA bahwa kami punya pengurus baru, kompetisi baru dan akhirnya FIFA akan menerima PSSI yang baru,” ujar Cheppy T Wartono, anggota Tim Transisi.

Dalam pernyataan resmi Kemenpora yang dikeluarkan oleh juru bicara Gatot Dewa Broto, mereka manaruh curiga di surat FIFA yang berisis sanksi untuk Indonesia.

“Selain ada sejumlah kejanggalan susbtansi substansi surat, juga ada kejanggalan beberapa bagian surat dari aspek gramatikal. Sehingga hal ini menyangkut kredibilitas FIFA dalam mengambil keputusan yang sangat krusial terhadap nasib keberadaan salah satu anggota federasinya, ” begitu isi pernyataan tersebut.

Di pernyataan yang terdiri dari 11 poin itu, Kemenpora juga berjanji akan bertanggung jawab dengan kondisi saat ini, terutama terkait kompetisi.

“Kemenpora akan bersinergi dengan berbagai lembaga terkait untuk segera menyempurnakan blue print pembenahan sepak bola nasional dalam waktu secepatnya sehingga dapat diperoleh grand strategi yang lebih komprehensif, transparan, obyektif dan dengan target total prestasi yang signifikan dalam penataan ulang sistem pengelolaan persepakbolaan nasional Indonesia.

Kepada seluruh pihak yang terkait langsung atau tidak langsung dengan masalah kelanjutan kompetisi, Kemenpora melalui Tim Transisi akan sesegera mungkin menggulirkan kembali berbagai tingkatan kompetisi baik untuk tataran profesional maupun tataran amatir,” bagitu tulis pernyataan tersebut.

Meski sudah gencar menyebut akan menggelar kompetisi melalui Tim Transisi, kejelasan soal perangkat pertandingan seperti wasit masih belum tampak.

Tak hanya itu, mengenai manual liga beserta badan-badan pendukung, yakni Komisi Disiplin dan Komisi Banding yang merupakan unsur penting dalam kompetisi juga dipertanyakan. Pihak Kemenpora maupun Tim Transisi mengatakan secepatnya akan dibentuk.



Agen Bola Terpercaya

No comments:

Post a Comment