Monday, June 1, 2015

Pasca Disanksi FIFA, PSSI Fokus Nasib Timnas

Erwin Dwi BudiawanAGEN BOLA – Langkah Menteri Pemuda dan Olah Raga lmam Nahrawi membekukan PSSI membuat Indonesia disanksi oleh FIFA. Hak keanggotaan PSSI di federasi sepak bola dunia itu dicabut mulai 30 Mei.

Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan, mengatakan satu-satunya cara agar FIFA mencabut sanksi FIFA adalah Menpora harus lebih dulu melepaskan sepak bola nasional dalam cengkramannya yang dinilai tidak sesuai.

“Bila SK pembekuan tak dicabut oleh Menpora, maka Indonesia akan terus dalam posisi disanksi. Saya rasa ini yang harus dipikirkan Menpora,” kata Erwin.

Pada pertengahan pekan ini, Komite Eksekutif PSSI akan mengadakan rapat bosar merespons kondisi terkini. Banyak hal yang akan dibahas dalam pertemuan itu, terutama soal tiga timnas yang siap berlaga di tahun ini.

Timnas senior tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2018 sekaligus Kualifikasi Piala Asia 2019 yang dimulai pada 11 Juni. Timnas U-19 akan tampil di Piala AFF U-19 pada 22 Agustus – 4 September dan timnas U-16 untuk Piala U-16 pada 27 Juli – 7 Agustus. Tak hanya itu, timnas futsal juga akan tampil di Piala Futsal AFF pada Oktober.

“Timnas U-19 sudah dibubarkan. Begitu juga timnas U-16. Rapat komeks PSSI akan membahas rencana kami ke depan. Kami akan mencari solusi dari situasi terburuk ini,” ucap Erwin.

Kini status tuan rumah Piala AFF U-16 dan U-19 serta Piala Futsal AFF juga menjadi tanda tanya. Erwin mengatakan kemungkinan besar AFF akan mencabut hak Indonesia sebagai tuan rumah.

Sementara itu, klub-klub berharap Menpora ataupun Tim Transisi tak lagi mengintervensi, terutama rencana menggelar Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI yang baru.

Menurut Sumirlan, Direktur Teknik PSSI, sebagai anggota PSSI dan pemilik suara di Kongres PSSI, pihaknya berharap Tim Transisi tetap melibatkan PSSI daiam menyelesaikan permasalahan sepak bola Tanah Air.

“Di surat sanksi FIFA kan sudah jelas, semua poin rekomendasi untuk menyelesaikan kekisruhan ini harus melibatkan PSSI sebagai otoritas tertinggi sepak bola di Indonesia,” ujar Sumirlan.

“Satu harapan kami hanya PSSI dan PT Liga Indonesia bisa aktif lagi mengelola sepak bola Indonesia,” ucap Ruddy Widodo, General Manager Arema.



Agen Bola Terpercaya

No comments:

Post a Comment