Tak terasa Jurgen Klopp sudah satu tahun memimpin di Anfield Stadium sejak pertama kali memimpin pasukan Si Merah 8 oktober 2015 silam, belum ada trophy berhasil dipersembahkan ketika dia berkesempatan untuk jalan babak final dua ajang kompetisi diakhir musim lalu, namun demikian sudah banyak perbaikan kinerja tim diperlihatkan selama Liverpool menjadi tanggung jawabnya.
Mengawal debut di Anfield Stadium Klopp mampu menahan Tottenham Hotspur ketika itu dengan hasil pertandingan tanpa goal 0-0, The Reds pun menghabiskan musim kompetisi berada diposisi kedelapan dalam peta klasemen, masuk awal musim Jurgen Klopp terlihat sudah banyak berbenah walau masih banyak pekerjaan yang belum tersentuh.
Permainan klub asal Merseyside ini sudah terlihat jauh lebih berenergik dibanding ketika masih dalam penanganan Brendan Rodgers yang saat ini sudah mengemban tugas sebagai pelatih Celtic, gaya permainan Jerman dengan filosophi menyambut bola atau gegenpressing diterapkan Klopp kepada barisannya, inilah yang menjadi pembeda permainan The Reds dibanding musim-musim sebelumnya.
Musim 2016-17 masih terlalu muda ketika 8 pekan pertandingan baru berlalu, masih terlalu dini juga untuk melihat prospek setiap tim yang berlaga namun Liverpool sudah memperlihatkan perjalanan awal yang baik, berada diposisi keempat dengan total 17 point mereka hanya berselisih 2 point dengan Manchester City yang memimpin klasemen sementara.
Klopp optimis kalau dia akan mampu meraih sebuah prestasi untuk Liverpool dimusim ini, berada dalam posisi kompetitif ditangga klasemen sementara memberikan rasa puas bagi dirinya dan juga para pendukung fanatik Liverpool pada khususnya, namun Klopp tegaskan kalau dirinya masih menyimpan banyak kejutan untuk dipertontonkan kepada seluruh Liverpoolmania.
“Saya inginkan semuanya bersabar untuk menanti, masih banyak kejutan yang akan datang dimusim ini, memimpin disini adalah impian saya sejak lama dan saya ingin menunjukkan kepada seluruh dunia kalau Liverpool adalah klub yang patut untuk diperhitungkan, sudah waktunya klub ini mengakhiri masa paceklik trophy kejuaraan” tutur mantan pelatih Dortmund ini.
Jurgen Klopp yakin dimusim penuh pertamanya ini tim asuhannya akan memperlihatkan kejutan, sebagai tim dengan rata-rata pemain muda filosophi yang dibawa Klopp dari Jerman sangat cocok untuk diterapkan, dirinya belum mau banyak bercerita tentang kemungkinan bersaing di ajang Liga Eropa atau Champions musim depan selain fokus untuk memenangkan pertandingan disetiap kesempatan.
Akhir pekan mendatang Liverpool akan meladeni WBA di Anfield Stadium, dalam rekord pertemuan keduanya selama ini WBA tak pernah menang ketika bertamu ke kandang klub bermotto ’ You’ll Never Walk Alone’ itu, dalam 10 laga tandang ke Anfield semenjak tahun 2002 mereka mencatat 7 kali kekalahan dengan 3 kali pertandingan berakhir imbang, sedang dari total 20 pertemuan terakhir mereka Liverpool mendominasi dengan 12 kali kemenangan 4 kekalahan dan 4 kali bermain imbang.
Dari catatan hasil 6 pertandingan terakhir Liverpool tak terkalahkan dengan 4 kemenangan dan 2 hasil pertandingan seri, sedang dari 6 laga terakhir WBA yang saat ini menempati anak tangga ke12 dalam klasemen sementara dengan hasil 10 point tercatat dengan 1 kemenangan 1 kekalahan dan 4 hasil imbang.
Jelas Liverpool akan diunggulkan untuk menang dalam laga akhir pekan nanti, rumah pasaran online jagokan tuan rumah dengan memberikan vur 1 ¾ atau 1 ½ -2 bola kepada WBA, tak usah ragu memasang taruhan untuk Liverpool dalam laga ini ketika diprediksikan kalau pertandingan akan berakhir dengan score 3-0.
No comments:
Post a Comment