Dibuang dari San Siro tak berarti pelatih asal Yugoslavia Sinisa Mihajlovic ini tak lagi diminati dan sepi job, tak menjomblo lama dirinya langsung mendapatkan tawaran untuk kembali menduduki kursi pelatih di Stadio Olimpico di Torino musim ini mengganti pelatih terdahulu Giampiero Ventura, mundurnya pelatih berusia 68 tahun ini ada kaitannya dengan timnas Italia yang akan ditinggal sang pelatih Antonio Conte untuk melatih di Chelsea usai kompetisi EURO 2016 mendatang.
“Dengan bangga kami mengumumkan pengangkatan Sinisa Mihajlovic sebagai pelatih kepala Torino mulai musim kompetisi 2016-17 mendatang untuk masa dua musim kompetisi” tulisan ini terpampang di situs resmi Torino Football Club.
Sebelum musim kompetisi berakhir memang kabar tentang akan berlalunya Giampiero Ventura diakhir musim sudah hangat dibicarakan, memimpin di Olimpico Stadium selama 5 musim kompetisi semenjak musim 2011-12 pelatih kelahiran kota Genoa Italia ini bahkan belum pernah persembahkan prestasi yang dapat dibanggakan semenjak memulai kariernya sebagai pelatih ditahun 1976 hingga kini.
Prestasi terbaik selama membesut ‘Banteng’ kota Turin ini adalah membawa timnya finish Serie A diposisi ketujuh lantas membawa tim asuhannya beradu di Liga Eropa dan hanya terhenti dibabak 16 besar saja, Urbano Cairo sebagai presiden klub Torino pun sudah mengucapkan kata terima kasih untuk Ventura atas kerja sama nya selama ini dan jasanya membawa tim kejenjang terbaik yang pernah dia persembahkan.
“Lima tahun kebersamaan meninggalkan kenangan indah bagi kami semua, dari kami semua kru dan bagian dari Torino Football club juga dari Presiden klub Urbano Cairo mengucapkan kata terima kasih tak terhingga dan mendoakan kepada Mr Ventura untuk sehat selalu dan sukses besar diperjalan kariernya kedepan” ungkapan tertulis dari Torino Klub.
Sebagai pelatih baru tentunya Sinisa Mihajlovic kembali dihadapkan dengan kompetisi di Serie A dan dihadapkan dengan keadaan untuk memajukan klub yang dipimpinnya untuk bersaing dipapan atas, tuntutan dan target yang tak terlalu jauh berbeda dengan tuntutan kala memimpin di San Siro, mantan pelatih Sampdoria ini juga berharap dapat persembahkan sukses untuk Torino dimusim depan.
Serie A adalah kompetisi yang sudah lama dikenal Sinisa Mihajlovic semenjak dirinya masih berpredikat sebagai pesepakbola dulunya, semenjak tahun 1992 silam dirinya sudah mengenal permainan dan akar dari sepak bola Italia ketika dia tergabung dengan As Roma, Sampdoria, Lazio dan terakhir bersama Inter Milan.
“Saya sudah mengenal lapangan dan rumput di Italia untuk waktu yang cukup lama, akar permainan di Serie A tidak banyak ngalami perubahan, persaingan memang semakin ketat dan menantang dan itu yang membuat saya semakin suka terlibat didalamnya” ucap mantan pelatih Ac Milan tersebut.
No comments:
Post a Comment