Agen Bola Indonesia, Taruhan Bola Sbobet Ibcbet, Judi Casino Online, Agen Bola Tangkas, Bandar Togel Online
Sunday, February 28, 2016
Juventus Adalah Klub Terkuat Di Liga Serie A Italia
Juventus dan misi di Serie A serta Coppa Italia 2015-16
Turin – Satu bulan silam tepatnya pada tanggal 28 January 2016 Juventus berjaya mengalahkan Inter Milan di Juventus Stadium dalam laga leg pertama Coppa Italia, dengan score telak 3 goal tanpa balas para laskar La Vecchia Signora sudah menjajakan sebelah kaki mereka kebabak final Coppa Italia menunggu pemenang antara Ac Milan dan Alessandria.
Pertandingan balik kandang leg kedua babak semifinal Coppa Italia yang akan berlangsung di Giuseppe Meazza mengambil waktu berlangsung pada tanggal 3 maret 2016 dini hari mendatang, tertinggal 3 goal tentunya akan meninggalkan pekerjaan yang berat untuk Roberto Mancini meloloskan tim asuhannya dari babak semifinal Coppa Italia ini.
Namun sebelum pertemuan di semifinal Coppa Italia kedua tim akan terlebih dahulu bertemu dini hari nanti 29 February 2016, Roberto Mancini akan membawa armadanya berkunjung ke Turin dalam jadwal lanjutan kompetisi Serie A pekan ke 27, pertemuan pertama di Giuseppe Meazza pada bulan Oktober 2015 lalu pasukan Bianconeri membawa pulang 1 point hasil pertandingan imbang ketika itu.
Armada Massimiliano Allegri dalam dua pertandingan terakhir tertahan kemenangan dengan hasil pertandingan imbang, di Serie A mereka dipaksa bermain imbang 0-0 dikandang Bologna lanjut kemudian di pentas Liga Championmereka hampir saja harus menelan kekalahan dikandang sendiri hadapi wakil dari Jerman Bayern Munchen, tertinggal 2 goal namun pada akhirnya mereka mampu membalas dan membuat keadaan menjadi netral dengan 2 goal balasan.
“Saya tau pertandingan-pertandingan selanjutnya semakin penting untuk dimenangkan, semakin dekat ke finish musim kompetisi kemenangan semakin menjadi kewajiban agar kami semakin kuat dipuncak klasemen dan raih scudetto, disaat bersamaan tentunya lolos ke partai final Coppa Italia menjadi target kami dan kedua kepentingan ini akan menjadi tantangan kami didua pertandingan terdekat” tutur Allegri.
Beruntun pertemuan dengan Inter Milan dalam dua pertandingan mendatang akan menjadi penentu dua trophy yang menjadi perburuan Juventus yakni Scudetto Serie A dan Coppa Italia, oleh karenanya kedua pertandingan tersebut wajib dimenangkan anak-anak Allegri sebelum mereka memfokuskan konsentrasi hadapi Bayern Munchen di Allianz Arena dalam pertandingan penentu leg kedua Liga Champion 15 maret 2016 mendatang.
Memimpin Serie A saat ini dengan 58 point persaingan menuju scudetto masih sangat terbuka ketika Napoli kini menyimpan 57 point kemudian As Roma dengan 53 point dan Fiorentina dengan koleksi 52 point, Napoli sebagai rival terdekat akan berhadapan dengan Fiorentina dipekan kompetisi ke 27 ini, hasil pertandingan Juventus vs Inter dan Fiorentina vs Napoli akan sangat menentukan dipekan ini.
Kyle Lowry Bukukan 43 poin Atas Kemenangan Raptors Vs Cavs
National Basketball Association – Kyle Lowry Bukukan 43 poin Atas Kemenangan Raptors Vs Cavs – Salah satu pemain kunci yang dimiliki oleh tim Toronto Raptors yakni Kyle Lowry berhasil tampil mengesankan dengan mencetak sekitar 43 poin dalam laga menghadapi salah satu calon terkuat juara Liga Basket Nasional yakni tim Cleveland Cavaliers. Dalam laga tersebut Lowry berhasil mencetak angka tertinggi selama masa karirnya di NBA dengan mencatatkan 43 angka demi memenangkan tim nya 99-97.
Dalam pertandingan yang digelar di Air Canada Center, Cavs berhasil unggul terlebih dahulu pada paruh babak pertama dengan mencetak 31-21. Akan tetapi Raptors berhasil balik unggul kala pertangingan memasuki paruh babak kedua dengan memperkecil ketertinggalan menjadi 45-49.
Memasuki paruh babak ketiga Cavs kembali tampil dominan dengan sukses mencetak 28 angka dimana tim Raptors hanya mampu membuat sekitar 23 poin yang membuat LeBron James dkk kembali unggul 77-68. Memasuki paruh babak keempat Raptors tampil luar biasa dimana pertandingan hampir menyisakan 3 menit terakhir berhasil dikejar oleh Lowry dkk dengan memperkecil jarak dan sekaligus mengejar balik lewat 9 poin yang mana tidak berhasil dibalas oleh Cavs menjadikan Raptors unggul 99-97.
Lowry dalam laga tersebut berhasil mencetak 43 poin, 5 kali rebound serta 9 kali assist yang menjadikan raihan tersebut sebagai pencapaian tertingginya dimusim ini. Sementara pada kubu Cavs, James hanya berhasil mencetak sekitar 25 poin, 8 kali rebound serta membuat 7 kali assist.
Berkat kemenangan tersebut membuat Raptors berada diurutan kedua pada susunan klasemen wilayah timur dengan rekor kemenangan 39-18. Disamping itu Cavs masih bertengger diposisi pertama dengan rekor kemenangan 41-16. (ax)
Related content:
- Cavs Menang Atas Pacers Lewat Overtime
- 3 Poin Bradley Dimenit Terakhir Menangkan Celtics Atas Cavs
- Warriors Sukses Atasi Cavaliers
- OKC Sukses Tundukan New Orleans 121-95
- Blazers Berhasil Kalahkan Warriors 104-79
The Foxes Tidak Bakal Menghalangi Mahrez untuk Hengkang
365LIGA – Pelatih andalan Leicester City yang memiliki nama lengkap Claudio Ranieri tersebut menegaskan bahwa ia tidak bakal memaksa salah satu pemain asuhannya, yakni Riyad Mahrez untuk bertahan di King Power Stadium, jika pesepakbola yang saat ini berusia 25 tahun itu ingin hengkang ke tim elite. Namun pada intinya, manajer Ranieri juga sangat berharap pemain-pemain andalannya bisa terus menetap dan memperkuat klub.
Seperti yang diberitakan, Mahrez memang tampil sangat apik dalam pertandingan ajang kompetisi Premier League musim ini. Pemain yang berasal dari Prancis tersebut telah mempersembahkan 14 gol dari 25 laga yang telah ia jalani bersama Leicester. Tidak hanya itu saja, pihak klub Leicester kini juga tengah menduduki peringkat pertama klasemen sehingga memiliki peluang yang sangat tinggi untuk meraih gelar juara Premier League musim 2015-2016 ini.
Performanya yang mengesankan tersebut lantas membuat sejumlah klub elite Eropa tertarik untuk mendapatkan jasa servisnya. Manajer Ranieri pun menyadari hal itu dan mengaku bahwa dirinya tidak bakal menghalangi pemain-pemain asuhannya yang berhasrat untuk hengkang.
“Saya pikir setiap klub pasti ingin mempertahankan pemain andalan mereka, kami juga akan melakukan hal serupa. Kami memiliki keyakinan terhadap para pemain kami,” ucap pelatih yang berasal dari Italia itu. “Namun apabila ada pemain yang mendatangi saya dan mengatakan bahwa dirinya ingin hengkang, maka saya juga akan memberikannya izin untuk pergi dan mendoakannya sukses bersama klub barunya tersebut.”
“Saya ingin setiap pemain yang bertahan merasa bahagia dan juga betah. Hanya masalah waktu saja, kami bakal bertumbuh untuk menjadi sebuah klub sepakbola yang tangguh dan berkualitas, namun pastinya tidak seperti Real Madrid atau Barcelona,” lanjutnya kemudian.
Meski begitu, manajer Ranieri juga sudah memberikan peringatan kepada Mahrez bahwa dirinya harus mempertahankan performanya apabila ingin menjadi rebutan-rebutan klub elite di jendela transfer berikutnya. Karena, hanya cara tersebut yang bisa membuat para peminat tertarik untuk mendapatkan jasa servisnya.
“Jika saya Mahrez, maka saya bakal mengatakan kepada sendiri bahwa di luar sana terdapat banyak klub yang ingin memboyong saya. Oleh karena itu, saya harus menjaga performa saya serta tampil bermain dengan lebih impresif lagi apabila ingin menjadi pemain terbaik,” ucap eks manajer Valencia dan juga Juventus tersebut.
“Mahrez harus selalu ingat bahwa hanya dengan cara tersebut, klub-klub elite akan tertarik untuk memboyongnya. Saya juga sangat berharap dirinya bisa berusaha lebih keras lagi dan tidak pernah merasa puas terhadap kemampuan yang ia miliki. Tentu saja apabila kami berhasil tampil bermain di ajang kompetisi Liga Champions, maka kami akan lebih mudah untuk mempertahankannya. Oleh sebab itu, lima laga ke depan sangatlah penting bagi kami,” tuntasnya.
Formasi The Reds di Pertandingan Kontra Manchester City
Pihak klub Liverpool bakal menjalani pertandingan dengan menghadapi Manchester City dalam laga final ajang kompetisi Capital One Cup pada tanggal 28 Februari di Wembley Stadium. Pihak The Reds tentu memiliki target meraih kemenangan untuk meraih gelar juara ke-9 dalam ajang kompetisi yang sering disebut dengan Piala Liga tersebut.
Dalam pertandingan nanti, pelatih anyar milik pihak Liverpool yang memiliki nama lengkap Jurgen Klopp tersebut dipercaya bakal memainkan pola 4-4-2. Seperti yang diberitakan, pola itu terbukti berhasil ketika The Reds mempermalukan pihak klub Aston Villa dengan skor akhir 6-0 dalam laga lanjutan pekan ke-26 ajang kompetisi Premier League yang berlangsung tanggal 14 November 2015 lalu.
Seperti yang diketahui, Simon Mignolet akan dimainkan untuk menjaga gawang Liverpool dalam pertandingan tersebut. Bahkan dalam tiga pertandingan terakhir bersama The Reds, penjaga gawang yang berasal dari Belgia tersebut tidak pernah kebobolan gol.
Di posisi lainnya, kuartet barisan pertahanan bakal diisi oleh Nathaniel Clyne, Alberto Moreno, Mamadou Sakho dan juga Dejan Lovren. Di barisan tengah, Phillipe Coutinho bakal tampil sebagai winger kiri, sementara James Milner akan ditugaskan di sisi lainnya.
Dan gelandang tengah bakal diperankan oleh sang kapten yang memiliki nama lengkap Jordan Henderson itu bersama rekannya Emre Can. Untuk posisi juru gedor, Daniel Sturridge bakal berada sedikit di depan Roberto Firmino.
Dengan para pemain di atas, mungkin saja pihak klub Liverpool mampu meraih hasil yang maksimal dalam laga nanti. Bahkan pada pertemuan yang pertama dalam ajang kompetisi Premier League pekan ke-13 yang berlangsung tanggal 22 November 2015 lalu, The Reds berhasil mempermalukan pihak klub Manchester City dengan skor akhir 4-1 di Etihad Stadium.
Pemain Ini Peringatkan The Blues soal Antonio Conte
Antonio Conte tengah gencar diberitakan bakal menjadi pelatih pihak klub Chelsea pada musim kompetisi depan. Kabar tersebut pun diketahui oleh salah satu eks pemain asuhan Conte, yakni Andrea Pirlo. Pemain yang saat ini berusia 36 tahun tersebut mengatakan bahwa jika akhirnya Conte memutuskan untuk bergabung bersama Chelsea, dirinya bakal meraih kesuksesan.
Seperti yang diberitakan, Conte masih memiliki perjanjian kontrak bersama tim nasional Italia dan baru akan berakhir usai ajang kompetisi Euro 2016. Sampai saat ini, masih belum terdapat pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak bagi pelatih yang sukses membawa pihak klub Juve meraih tiga trofi Serie A secara beruntun tersebut.
Conte merupakan sosok paling penting dalam upaya mendatangkan Pirlo dari pihak klub AC Milan pada musim 2011 yang lalu. Bisa dikatakan bahwa manajer yang saat ini berumur 46 tahun tersebut adalah malaikat yang menyelamatkan Pirlo lantaran pada waktu itu kariernya tengah bermasalah sebelum gabung bersama Bianconeri.
Pirlo pun dikabarkan masih memantau kiprah Conte. Menurut Pirlo, mantan manajernya itu bakal meraih kesuksesan di klub manapun, namun pihak klub pun harus sangat waspada lantaran manajer Conte merupakan sosok pelatih yang sangat sulit untuk dijinakkan.
“Saya sangat menyukainya. Tidak hanya itu saja, saya pun sangat mengagumi serta menghargai manajer Conte. Saya mengetahui apabila dirinya mengambil pekerjaan melatih Chelsea, atau pekerjaan-pekerjaan lain, maka dirinya harus memiliki kuasa penuh. Ia selalu ingin menangani semua hal yang terjadi dalam klub asuhannya itu, seperti pemain-pemain yang ingin diboyong, pemain yang harus disingkirkan, dan juga strategi permainan yang akan dipakai,” ujar Pirlo memberikan komentar kepada salah satu media berita setempat.
“Apabila Anda menunjuk Conte sebagai pelatih klub namun pemilik klub juga turut serta dalam mengambil keputusan, maka dirinya bukan pelatih tepat untuk klub tersebut. Akan tetapi jika Anda memberikan kuasa penuh kepadanya, Anda bakal memiliki sebuah klub yang memainkan sepakbola atraktif serta menjadi sebuah klub sepakbola yang sangat sukses,” tuntasnya.