Tuesday, October 11, 2016

Paul Pogba antarkan Francis menang atas Belanda

Amsterdam Arena – Setelah bermain imbang tanpa goal dikandang Belarus diawal bulan September lalu dilaga pembukaan kualifikasi Piala Dunia zona Eropa, Francis berturut menangkan dua pertandingan selanjutnya dengan mengalahkan Bulgaria 4-1 lantas menaklukkan tim Orange Belanda dengan score 0-1 dalam pertandingan tandang.

Dini hari tadi satu-satunya goal kemenangan Francis dihadirkan oleh Paul Pogba dimenit ke 30, mantan gelandang Juventus ini menembus rekor sebagai pemain termahal sepanjang sejarah dengan transfer bernilai € 105 juta ketika Manchester United bersedia menebusnya, namun belakangan dia menjadi bahan kritikan ketika permainan yang disuguhkannya di Old Trafford tak sebanding dengan nilai transfer untuknya.

Sebanyak 8 pertandingan sudah dia jalankan dengan mengenakan kostum Setan Merah, namun sejauh itu dia hanya melahirkan 1 goal saja tanpa satupun assist tercipta, tentunya hasil ini adalah jauh dari pengharapan yang disemat dibahunya, cemerlang bersama Juventus dibeberapa musim terakhir tak menjamin kalau dirinya akan bermain baik bersama The Red Devils.

Bahkan selama bermain untuk timnas berlambang Ayam Jago Paul Pogba tak perlihatkan penampilan special selama ini, ketika dipentas Piala Eropa 2016 beberapa bulan silam dimana Francis harus puas menjadi runner-up di turnamen yang berlangsung dinegara mereka sendiri tersebut, Paul Pogba hanya menyumbang 1 goal dengan melahirkan 1 assist saja.

“Saya akan selalu berusaha untuk tampil sebaik mungkin, ini adalah permainan tim dan selamanya akan seperti itu, saya tau banyak kritikan ditujukan kepadaku tidak di klub maupun di timnas, itulah sepakbola dimana tidak pernah perjalanan mulus selalu didapat, kritikan adalah makanan saya sehari-hari dan kritikan juga yang bisa membuat saya menjadi besar seperti sekarang ini” tutur Pogba.

Gelandang Manchester United ini tak mau berkomentar terlalu banyak tentang penampilannya dibawah bendera Setan Merah, dia katakan kalau sepanjang hidupnya dia akan terus belajar dan belajar untuk menjadi yang lebih baik, tentu saja dalam pembelajaran menuju kesempurnaan banyak tantangan dan ujian akan dilaluinya.

Diusianya yang masih relative muda yakni 23 tahun Paul Pogba pastinya harus berupaya untuk dapat mengatasi tekanan ketika dirinya menembus rekor sebagai pemain termahal setidaknya hingga musim ini, beban berat dipundak tak bisa dipungkiri dimana tuntutan untuk bermain baik dengan produktifitas goal sebagai konsekuensi.

Terlepas dari persoalan pribadi yang dihadapi Pogba sang pelatih Les Bleus Didier Deschamps tentunya sangat bersuka cita ketika tim asuhannya dapat menaklukkan timnas Netherland, terlebih mereka datang sebagai tamu ke Amsterdam Arena dalam pertandingan dini hari tadi.

Francis boleh merasa lega ketika mereka memimpin tangga klasemen Group A untuk sementara dengan 7 point, diikuti Swedia diposisi runner-up dengan perolehan nilai 7 point yang sama berselisih keunggulan jumlah goal, Belanda dengan hasil 4 point berada diposisi ketiga.

“Ketika kami bisa mengalahkan tim sebesar Belanda dikandang mereka ini adalah sebuah suntikan semangat luarbiasa untuk para pemain kami, saya optimis kalau kami akan terus memimpin klasemen hingga kualifikasi group berakhir dan mendapatkan tiket kami ke Russia sebagai juara group, semoga saja” ucap Deschamps senang.



Agen Bola Terpercaya

No comments:

Post a Comment