IBCBET – FIFA sebagai federasi sepak bola paling berkuasa di cabang olahraga sepakbola tak luput dari kasus dugaan korupsi yang menyeret Presiden nya saat ini Mr Joseph Blatter, proses persidangan telah digelar sejak 24 september 2015 dua hari lalu di Swiss, dengan tersangka Presiden FIFA saat ini Joseph Blatter yang resmi menjadi tersangka tindak pidana korupsi dan tindak kriminal penyelewengan jabatan serta managemen.
Hal mana yang menjadi topic persidangan penyelewengan terkait kasus pelepasan kesepakatan hak siaran televisi terkait pertandingan langsung, Kejaksaan Swiss menangkap adanya kejanggalan dalam mengelola keuangan dan penyelewengan dana yang ditandatangani oleh Blatter dengan ex ketua federasi sepakbola Caribia Jack Warner ditahun 2005.
Dalam persidangan Blatter didakwa melakukan transaksi yang merugikan assosiasi FIFA dibawah naungannya, selain itu dia juga dituduh menyeleweng dari tugas fidusialnya dan melakukan aktifitas yang bertolak belakang dengan kepentingan organisasi yang dipimpinnya dalam hal ini FIFA dan tepatnya divisi marketing dan pertelevisian FIFA.
Terbukti dalam persidangan kala itu Joseph Blatter ada melakukan transaksi mencurigakan dengan transfer dana sebesar € 2 juta kepada presiden UEFA kala itu Mr Michel Platini, tuntutan dari jaksa agung Swiss terhadap transaksi ini disebut sebagai pembayaran tidak jelas, persidangan akan terus berlanjut jika diketemukan bukti syah dan Joseph Blatter bisa dibuktikan bersalah dalam hal penyelewengan anggaran yang merugikan Assosiasi FIFA maka hukuman denda dan kurungan akan diterima Blatter.
Kantor Jaksa Agung menyebutkan kepada para awak berita kalau proses pidana terkait presiden FIFA ini belum mendapat keputusan dari hakim pimpinan sidang, masih akan memakan waktu untuk pembuktian secara nyata dan jelas, Joseph Blatter sendiri semenjak diperiksa sebagai tersangka sempat menyatakan diri awal bulan July 2015 lalu untuk mundur sementara dari kursi jabatannya sebagai presiden FIFA hingga klarifikasi kasus ini mendapatkan keputusan dari hakim yang memimpin sidang.
Terkait kasus ini organisasi FIFA memutuskan untuk mengadakan Kongres Luar Biasa untuk memilih pemimpin atau presiden baru yang akan dilaksanakan pada 26 Februari 2016 yang akan datang di Swiss, walaupun belum mendapatkan vonis terkait kasus yang mencoreng nama besar FIFA dan juga belum terbukti kebenaran tuduhan yang dilontarkan kepada Joseph Blatter, pihak FIFA dengan tegas telah mengambil keputusan dan langkah untuk secepatnya memilih presiden pengganti baru yang bersih dari kasus.
Adapun kandidat yang diduga kuat akan terpilih sebagai presiden FIFA nantinya adalah Michel Platini yang saat ini menjadi presiden organisasi sepakbola Eropa UEFA, Michel Platini yang berdarah Francis ini sudah menyatakan siap untuk maju sebagai calon dalam kontes pemilihan presiden FIFA nanti, bukan hanya itu diapun sudah terlebih dahulu menyampaikan visi dan misi dia untuk membangun kembali kepercayaan terhadap organisasi terbesar sepakbola dunia FIFA tersebut.
Cmobet – “Sesuai dengan fungsinya FIFA adalah organisasi yang khusus menangani dunia sepakbola, organisasi yang hanya akan fokus dalam mengurus kepentingan sepakbola termasuk mengurus hak pemain, mengurus aturan permainan dan segala sangsi-sangsi fair play dalam permainan sepakbola itu sendiri, menangani perizinan siaran langsung televisi juga sponsor secara transparan untuk kemajuan organisasi FIFA dan untuk menghindari kasus korupsi terulang kembali, tidak boleh ada bau politik menumpang didalamnya FIFA harus bersih dari urusan politik” Plattini terlebih dahulu curi start berkampanye.
No comments:
Post a Comment